Sabtu, 21 Januari 2017

Diksar AM PPA GASDA

Setiap mimpi hebat pasti direalisasikan dengan perjuangan yang hebat pula.


“Saudara”


Sebuah kata bermakna yang membuatku bisa meraih mimpiku bersama.

Hari ini hujan, mengingatkanku sebuah harapan dalam perjuangan.



Perjuangan hebat ke 25 saudara kami yang lainnya.

Aku ingin menceritakan sesuatu, bukan sebuah cerita mengenai diriku, tetapi cerita mengenai aku dan saudaraku.

Hari itu perjuangan dimulai, DIKSAR. Ya, sebuah kata yang bercapslock itu yang membuatku bagaikan ingin mati tetapi tidak bisa, hanya terus hadapi hadapi hadapi.

Langkah demi langkah kami tempuh hampir sekitar 10 km. Saat itu kami memulai perjalanan pukul 07.00 WIB.


Salah satu dari kami membawa sang panji dan memimpin perjalanan. Saat itu pikiranku entah berlayar kemana saja, baru beberapa saat saja lelah sudah bergelayut manja, nafas mulai terengah engah. Beberapa kali teriakan saudara meminta sang pembawa panji memelankan langkahnya.

Long march kami hampa tanpa adanya porsi. Push up dan jongkok berdiri menggunakan carrier, yang satu porsinya yaitu 15, membuat eluhan terdengar diantara kami.

“Jangan mengeluh, karena mengeluh adalah musuh yang terbesar”


Kalimat itu yang terus terngiang jika kami mulai mengeluh.

Perjuangan kami berlanjut saat petang juga. Saat itu gerimis, ditambah dinginnya udara Serang membuat kami mengeratkan pegangan tangan kami pada saudara-saudara kami.

Sampai waktu itu entah kenapa aku jatuh. Entahlah, yang ku ingat setelahnya aku dipapah oleh kedua saudaraku.

Kata-kata salah satu saudaraku membuatku sadar akan keraguan yang mulai aku rasakan.

“Kamu hanya perlu menggerakkan kakimu, karena badanmu kami yang menopangnya, semangat 20!”

Aku mulai tersenyum, iya aku sadar sekarang. Bahwa aku tak sendiri, aku memiliki saudara yang selalu bersamaku, yang saling memberi semangat, yang saling menyadarkan.


“Saudarakuu”

“Saudaraku kemarii”

“Saudaraku ayo kemari”

“Saudaraku ayo bangun, saudaraku kamu pasti bisa!”

“Saudaraku semangat!”

Dan kalimat itu menjadi hiasan persaudaraan kami, hingga kami saat itu dilantik bersama. Ke 25 orang, yang datang 25 dan dilantik 25.




Terimakasih untuk semuanya, dan untuk saudaraku terimakasih sudah bertahan hingga saat ini demi kami semua. Terimakasih saudaraku, Perhimpunan Pegiat Alam Ganesha Muda.

Hello genk!